laman

Jumat, 24 Juni 2011

Bekal Sukses Itu Bernama "PD"

Ditulis oleh: Anne Ahira

Yayan,

Masalah krisis kepercayaan diri (krisis PD) seringkali menjadi salah satu masalah klasik yang dialami oleh sebagian orang.

Meski kelihatannya sederhana, namun jika dibiarkan berlama-lama, krisis PD bisa jadi bumerang tersendiri. Salah satunya, potensi yang ada dalam diri kita akan terhambat.

Sekarang mari kita ulas sejauh mana pengaruh kepercayaan diri bisa mempengaruhi keberhasilan seseorang. Saat menghadiri seminar atau sebuah pertemuan misalnya, banyak di antara kita yang lebih nyaman memilih tempat duduk di belakang ketimbang di depan. Alasannya kadang sederhana.. "takut ditanya sama si pembicara". lo!

Jumat, 17 Juni 2011

"Jatuh Cinta" atau "Bangun Cinta" ?

Tulisan ini terinspirasi oleh sebuah percakapan di jendela chat jarak jauh (Yongin-Jakarta). Berikut adalah petikan awal chat nya. Sebut saja namanya G. Siapakah gerangan G ini? Ah, tak perlulah kalian tau. Sebagai sedikit gambaran G ini laki-laki yang usianya hampir 20 tahun.

G : mas, aku boleh curhat ga?

H : ya boleh, mau curhat apa tho? kok tumben kamu mau curhat sama saya… hehehe…

G : Begini ceritanya mas, aku jatuh cinta sama seseorang. Aku sudah mengutarakan bahwa aku cinta padanya.

H : ooo…sudah mengutarakan…lalu? Sudah di-selatankan belum? Di-baratkan atau di-timurkan? Hehehe…

G : apaan seh? Serius dong…

H : OK…trus?

G : ya sampai saat ini sudah 5 bulan aku jadian sama dia. Tapi sekarang2 ini ada yang pihak ketiga yang mencoba mengacak-acak hubungan aku sama dia. Aku sudah mencoba memberi penjelasan sama dia, tapi dia tidak mau mendengarkan penjelasanku. Aku bingung harus bagaimana mas…

(dalam hati : wah sinetron Indonesia nih…)..

H : trus?

Kamis, 09 Juni 2011

Berternak Mimpi

Seperti halnya berbagai aktifitas binis, usaha ternak juga tak kebal rugi, krisis bahkan embargo. Ikan lele yang terkenal sangat kuat dan tahan di berbagai lahan, tak kebal sampar atau stres karma gangguan petir atau kebisingan. Utamanya lele balita yang tak kenal kompromi dengan puskes¬mas atau posyandu. Jangan tanya ayam negeri yang mudah dieksploitasi, hidup bergantung jatah dan watak seragam, satu pilek yang lain solider dan kematian massal selalu mengancam.

Mereka yang ingin beternak tanpa banyak risiko sampar atau wabah lainnya, akhirnya memutuskan pilihannya pada satu pilihan brilian: beternak demonstran! Ini pilihan sangat gagah, seperti pilihan cerdik lainnya: beternak LSM atau serikat buruh bahkan ormas dan parpol.

Ada pilihan klasik yang ringan modal, besar laba, yaitu beternak mimpi. Mimpi adalah modal yang mudah didapat, bila dimanage dan didevelove dengan baik, akan memberi keuntungan yang luar biasa. Masih ingat mimpi raja Mesir yang dita'wilkan secara tepat oleh Nabi Yusuf as? Karena tak mudah merekayasa mimpi, perlu pengembangan upaya sejenis. Bukankah selain mimpi ada khayalan, yang sama-sama masih kosong? Para palter juga mengatakan, sebelum menjadi perjuangan yang intensif, produktif, efektif dan efisien, segalanya dimulai di lingkaran khayal (dairatul khayal)?

Rabu, 04 Mei 2011

Cinta dan Motivasi

Cinta dan motivasi jelas memiliki hubungan yang erat. Cinta adalah motivasi yang paling kuat. Cinta adalah penggerak hati, pikiran, dan tindakan. Seseorang akan merasa tergerak hatinya saat sesuatu yang dicintainya disebutkan. Cinta menggerakan pecinta untuk mencari yang dicintainya.

Objek cinta itu begitu banyak. Mereka adalah ujian bagi kita semua. Cinta terhadap lawan jenis, cinta terhadap keluarga, cinta terhadap harta benda, cinta terhadap tanah air, dan cinta terhadap hal-hal lainnya.

Namun tahukah bagi Anda, bahwa cinta itu adalah tawanan?

Selasa, 22 Maret 2011

Maen Zakai, Hayuks

Anda punya permainan monopoli di rumah atau maniak monopoli. Permainan itu kini memiliki saingan baru. Bila monopoli mengajarkan kita untuk kaya, kaya, dan kaya. Siapa bermodal besar, maka akan berpenghasilan besar. Barang siapa miskin, maka akan kesulitan mendapatkan kekayaan. Saya bisa katakan kalau monopoli adalah permainan kaum kapitalis.

Pesaing baru monopoli, adalah ZAKATI. Zakati adalah sebuah permainan anak anak-anak usia 11 – 18 tahun, yang dirancang agar dapat merangsang tumbuh berkembangnya kecerdasan intelektual, emosional, dan spiritual. Konsep permainan ini adalah setiap pemain agar gigih berusaha untuk memiliki usaha sebanyak-banyaknya dan memiliki penghasilan yang besar agar dapat memperbanyak shodaqoh, infak dan zakat. Para pemain dituntut kemampuannya mengatur finansial dalam bertransaksi untuk memiliki usaha, menyewakan, menjual, dan bershodaqoh. Yang pada akhirnya menjadi pengusaha yang dermawan.

Jauh berbeda dengan monopoli, Zakati mengajarkan kita untuk memperbesar shodaqoh, Infak, dan zakat. Siapa pemain yang punya harta paling banyak, maka dia akan punya kewajiban berzakat lebih besar. Di monopoli, pemenang adalah yang bisa membuat miskin lawan mainnya, di Zakati pemenang adalah pemain yang berzakat paling besar, dan mensejahterakan pemain lain.

Anda penasaran??

Apa Artinya Separuh Korma?

Nabi SAW Bersabda, “Barangsiapa diantara kalian mampu berlindung dari neraka walau hanya dengan separuh korma, maka hedaklah ia melakukannya (bersedekah)”. –Shahih Muslim

Separuh korma, Apalah artinya sebutir atau separuh korma? Yaa, sebuah ukuran yang kita tahu begitu kecil untuk direalkan dan sedikit pula untuk dinominalkan. Saya yakin orang yang tak punya (miskin) sekalipun masih bisa membeli/mencari dan memberikannya kepada orang lain dengan seukuran ini. Dan saya yakin seyakin yakinnya bagi orang yang berpunya (punya duit) jangankan separuh atau sebiji kurma, bahkan sepuluh trukpun terasa ringan untuk diberikan kepada orang lain yang membutuhkannya. Dengan ukuran yang sekecil paruh korma tadi Rosullullah SAW menganjurkan kita untuk bersedekah. Demi menghindarkan diri kita dari siksa api neraka. Dengan nominal yang kecil tersebut mestinya tak ada orang yang kesulitan untuk mengeluarkannya. Sehingga tinggalkan beragam alasan untuk tidak berbuat kebaikan. Jangan pernah meremehkan amalan kebajikan sekecil apapun apalagi enggan dan malu untuk melakukan kebaikan. Karena Allah subhanahuwata’ala, Rabb kita, tak pernah membiarkan kebaikan sekecil apapun berlalu tanpa balasan.

Jumat, 18 Maret 2011

Aku dimakamkan hari ini.....

Perlahan, tubuhku ditutup tanah,
perlahan, semua pergi meninggalkanku,
masih terdengar jelas langkah langkah terakhir
mereka aku sendirian, di tempat gelap yang tak pernah terbayang,
sendiri, menunggu keputusan...

Istri, belahan hati, belahan jiwa pun pergi,
Anak, yang di tubuhnya darahku mengalir, tak juga tinggal,
Apatah lagi sekedar tangan kanan, kawan dekat,
rekan bisnis, atau orang-orang lain,
aku bukan siapa-siapa lagi bagi mereka.