Nabi SAW Bersabda, “Barangsiapa diantara kalian mampu berlindung dari neraka walau hanya dengan separuh korma, maka hedaklah ia melakukannya (bersedekah)”. –Shahih Muslim
Separuh korma, Apalah artinya sebutir atau separuh korma? Yaa, sebuah ukuran yang kita tahu begitu kecil untuk direalkan dan sedikit pula untuk dinominalkan. Saya yakin orang yang tak punya (miskin) sekalipun masih bisa membeli/mencari dan memberikannya kepada orang lain dengan seukuran ini. Dan saya yakin seyakin yakinnya bagi orang yang berpunya (punya duit) jangankan separuh atau sebiji kurma, bahkan sepuluh trukpun terasa ringan untuk diberikan kepada orang lain yang membutuhkannya. Dengan ukuran yang sekecil paruh korma tadi Rosullullah SAW menganjurkan kita untuk bersedekah. Demi menghindarkan diri kita dari siksa api neraka. Dengan nominal yang kecil tersebut mestinya tak ada orang yang kesulitan untuk mengeluarkannya. Sehingga tinggalkan beragam alasan untuk tidak berbuat kebaikan. Jangan pernah meremehkan amalan kebajikan sekecil apapun apalagi enggan dan malu untuk melakukan kebaikan. Karena Allah subhanahuwata’ala, Rabb kita, tak pernah membiarkan kebaikan sekecil apapun berlalu tanpa balasan.
“Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan sebesar zarahpun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya.” (AlZalzalah:7)
Perbuatan kebaikan sekecil apapun bisa memberikan manfaat bagi diri kita sendiri, demikian pula pada orang lain. Karena kebaikan (sedekah) yang kita berikan akan meringankan beban orang lain sesuai dengan besar bantuan yang kita berikan. Artinya kita sedang menyumbang sedikit kebahagiaan yang kita miliki kepada orang lain. Dalam banyak hadist in Nabi Saw mengingatkan kita untuk tidak meremehkan kebaikan walaupun Cuma bernila sedikit. Tidak hanya dalam bentuk harta yang bisa dinominalkan namun dalam bentuk-bentuk yang lainb. Rasullullah Saw Bersabda, “janganlan engkau memandang rendah bentuk apapun dari kebaikan, walau engkau hanya bertemu dengan saudaramu dengan muka manis” (Riwayat Muslim)
Wajah yang menyenangkan tentu saja bukan hanya layak diberikan oleh seseorang penjual kepada calon pembelinya. Atau seseorang anak buah kepada atasannya. Apakah sekedar hubungan dunia yang membuat kita bisa tersenyum pada orang lain? Bukan itu saudaraku, ada tujuan lain yang lebih tinggi yang hendak kita raih. Ridha Allah Kasih sayang-Nya, Pengampunan-Nya, dan pahala dari-Nya. Berusahalah untuk berbuat kebaikan walaupun nampak kecil dimata orang lain. Tak masalah kecil atau besarnya sebuah amalan dihadaan orang lain, memang bukan mata dan keridhaan orang ain yang hendak kita raih. Bahkan kalau sampai itu yang kita inginkan maka celakalah kita, kerena kita sudah terjebak pada gulungan syirik yang berbahaya. Dengan demikian baiklah, Mari kita memulai untuk beramal kebaikan. Walau cumakecil sekecil separuh korma.
Refensi : El-Fata
Tidak ada komentar:
Posting Komentar